Pages

slide

  • slide4
  • slide1
  • slide2
  • slide3
Premium Blogger template Modern web style,It's For Free!
Download Now!

Rabu, 27 Desember 2017

studi kasus numerik berkenaan dengan etika profesi

Materi 10 studi kasus numerik berkenaan dengan etika profesi

Studi Kasus Numerik Berkenaan Dengan Etika Profesi : Bidang Design dan Proses Produksi, Bidang Material dan Bidang Thermal

  Dalam kerusakan komponen Lost Motion Spring, kemungkinan terburuk berpotensi mengakibatkan mesin mogok. Akibat masalah ini, Honda akan menarik 30.252 unit Jazz, City dan Freed untuk dilakukan penggantian komponen Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan program penggantian komponen Lost Motion Spring yang terdapat pada lengan penggerak (rocker arm) mesin VTEC untuk sebagian Honda Jazz, City dan Freed yang diproduksi dalam kurun waktu tertentu.
   Jumlah total unit yang teridentifikasi di dalam program ini adalah 30.252 unit. Komponen Lost Motion Spring, yang berfungsi menekan rocker arm pada putaran mesin rendah, setelah kurun waktu tertentu dapat melengkung dan patah sehingga menimbulkan bunyi mesin yang tidak normal.
  Hingga saat ini, sebanyak 15 kasus telah dilaporkan berhubungan dengan kerusakan komponen tersebut di Indonesia. Semua kasus tersebut terjadi dalam kondisi mobil sedang berhenti (stasioner), sesaat setelah mesin dihidupkan. Dalam kasus-kasus tersebut, bunyi abnormal yang berlebihan akan muncul dan dapat terdengar. Tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera yang pernah terjadi.
   HPM berinisiatif untuk mengganti komponen Lost Motion Spring pada semua mobil konsumen yang teridentifikasi tanpa mengenakan biaya, dan akan memberikan pemberitahuan secara langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi tersebut melalui surat yang dikirimkan oleh Dealer.
   Konsumen yang mobilnya teridentifikasi disarankan untuk melakukan booking di bengkel resmi Honda untuk penggantian komponen. Proses penggantian komponen ini memakan waktu sekitar 3 jam. Aktivitas penggantian komponen ini mulai berjalan dari tanggal 28 Februari 2011 di seluruh Jawa, serta dari tanggal 2 Maret 2011 untuk wilayah luar Jawa. Program ini akan berlangsung selama 6 bulan.
   HPM menjalankan program ini sebagai bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor untuk memastikan standar yang paling ketat untuk seluruh produknya. “Merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh produk kami berada dalam standar tertingginya dalam hal keamanan dan kualitas, bahkan ketika produk tersebut telah berada di tangan konsumen selama bertahun-tahun. Karena itu, program ini merupakan bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap seluruh produk demi mencapai kepuasan pelanggan,” ungkap Yukihiro Aoshima, President Director PT HPM.

Studi Kasus Komponen Pada Pesawat Ulang Alik
Komponen pesawat Orbiter bersayap Delta dengan mesin pengorbit
1.             Pesawat Orbiter bersayap Delta dengan mesin pengorbit.
2.             Tangki bahan bakar luar (External Tank/ Drop Tank)
3.             Roket pendorong berbahan bakar padat (twin solid r ockets)
Bagian-bagian pesawat Ulang Alik / Orbiter dan fungsinya.
1.             Lambung depan, berfungsi sebagai kabin awak dan peralatan kendali pesawat.
2.             Lambung tengah, berfungsi sebagai ruang barang dan ruang roda pendaratan.
3.             Lambung belakang, berfungsi penopang tiga mesin utama pesawat dan terdapat sirip di bawah mesin untuk mengubah sudut penerbangan
4.             Sayap, berfungsi sebagai kendali manuver pesawat, baik pada saat terbang maupun mendarat
5.             Ekor berfungsi sebagai sirip/daun kemudi pesawat
Tahap peluncuran pesawat Ulang Alik
1.             Mesin pendorong utama berbahan bakar cair dan roket pendorong berbahan bakar padat menyala secara bersamaan, sehingga membangitkan 31 juta newton tenaga untuk lepas landas.
2.             Sesudah beberapa menit (± 2 menit) ketika bahan bakar pada roket pendorong habis terbakar dan telah mencapai kecepatan lebih dari 4800 Km/jam, roket pendorong dilepas dari pesawat dan jatuh ke dalam samudra dengan parasut untuk diisi dan gunakan kembali, sedangkan tangki bahan bakar eksternal dilepas ketika akan memasuki lapisan Atmospir.
3.             Sesudah pesawat melewati lapisan Atmospir, pesawat Ulang Alik menuju Orbitnya.
4.             Sesudah misi selesai maka pesawat kembali ke bumi dan terbang layaknya pesawat supersonik.
Kasus Komponen Pada Tangki Reactor
  Menentukan rangkaian suatu Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) yang lebih baik antara seri dan parallel !!
SOLUSI:
  Reaktor Tangki Alir Berpengaduk atau yang biasa dikenal sebagai Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) merupakan jenis reactor dengan model berupa tangki berpengaduk dan diasumsikan pengaduk yang bekerja dalam tangki sangat sempurna sehingga konsentrasi tiap komponen dalam reactor seragam sebesar konsentrasi aliran yang keluar dari reactor. Reaktor jenis ini merupakan reactor yang umum digunakan dalam suatu industry. Dalam operasinya, reactor ini sering digunakan dalam jumlah lebih dari satu dengan rangkaian reactor disusun secara seri maupun paralel.
  Pemilihan susunan rangkaian reactor dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan, tergantung keperluan dan maksud dari operasinya. Masing-masing rangkaian memiliki kelebihan dan kekurangan, karena di dunia ini tidak ada yang sempurna. Semua yang ada didunia ini saling melengkapi satu sama lainnya. Secara umum, rangkaian reactor yang disusun secara seri itu lebih baik dibanding secara parallel. Setidaknya ada 2 sisi yang dapat menjelaskan kenapa rangkaian reactor secara seri itu lebih baik. Pertama, ditinjau dari konversi reaksi yang dihasilkan dan yang kedua ditinjau dari sisi ekonomisnya.
  Pertama, ditinjau dari konversi reaksinya. Feed yang masuk ke reactor pertama dalam suatu rangkaian reactor susunan seri akan bereaksi membentuk produk yang mana pada saat pertama ini masih banyak reaktan yang belum bereaksi membentuk produk di reactor pertama, sehingga reactor selanjutnya berfungsi untuk mereaksikan kembali reaktan yang belum bereaksi dan seterusnya sampai mendapatkan konversi yang optimum. Secara sederhana, reaksi yang berlangsung itu dapat dikatakan berkali-kali sampai konversinya optimum. Konversi yang optimum merupakan maksud dari suatu proses produksi. Sementara itu jika dengan reactor susunan parallel, dengan jumlah feed yang sama, maka reaksi yang terjadi itu hanya sekali sehingga dimungkinkan masih banyak reaktan yang belum bereaksi. Walaupun pada outletnya nanti akan dijumlahkan dari masing-masing reactor, namun tetap saja konversinya lebih kecil, sebagai akibat dari reaksi yang hanya terjadi satu kali.
  Kedua, tinjauan ekonomisnya. Dalam pengadaan alat yg lain, misal jika seri hanya memerlukan satu wadah untuk bahan baku (baik dari beton ataupun stainless steel), dan konveyor yang digunakan juga cukup satu. Namun jika paralel mungkin memerlukan wadah lebih dari satu ataupun konveyor yang lebih dari satu untuk memasukkan feed ke masing-masing reactor. Konsekuensi yang lain dari suatu reactor rangkain parallel adalah karena masih ada reaktan yang banyak belum bereaksi maka dibutuhkan lah suatu recycle yang berakibat pada bertambahnya alat untuk menampungnya, sehingga lebih mahal untuk mendapatkan konversi yang lebih besar. 

Kasus Komponen Pada Air Pendingin Pada HX
  Generator merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dalam suatu sistem pembangkit yang berfungsi sebagai alat pengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Ketika generator beroperasi, panas akan timbul sebagai bentuk transformasi dari rugi-rugi pada inti besi maupun belitan stator dan rotor. Pemasangan sistem pendingin merupakan salah satu cara supaya panas yang timbul tidak melebihi batas ketentuan berdasarkan data desain atau data commissioning-nya.
  Pendinginan generator di PLTA Cirata dilakukan dengan menggunakan alat penukar kalor yang disebut air cooler. Udara panas disekitar kumparan generator dihembuskan melewati pipa-pipa pendingin pada air cooler yang didalamnya mengalir air sebagai fluida penyerap panas. Air tersebut harus terhindar dari material/senyawa yang dapat mengakibatkan timbulnya endapan-endapan pada pipa pendingin. Apabila pada pipa-pipa tersebut terdapat endapan, penyerapan panas oleh air akan berkurang. Hal ini menjadi penyebab kemampuan/efektifitas alat pendingin mengalami penurunan.


Daftar pustaka
Soal
1.       Pada soal studi kasus diatas dijelaskan kerusakan komponen pada mobil
a.       Mobilio
b.      Avanza
c.       Jazz
d.      Xenia

2.       Pada soal studi kasus diatas dijelaskan perusahaan honda merk mobil jazz akan menarik mobilnya sebanyak
a.       30.252
b.      30.020
c.       30.210
d.      30.302

3.       Pada studi kasus diatas dijelaskan kerusakan terjadi pada komponen
a.       Lost Motion Spring
b.      Lost Motion Summer
c.       Lost Motion Winter
d.      Lost motion Autumn

4.       Generator merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dalam suatu sistem pembangkit yang berfungsi sebagai alat pengubah energi mekanik menjadi
a.       Energi angin
b.      Energi cahaya
c.       Energi listrik
d.      Energi air

5.       Pendinginan generator di PLTA Cirata dilakukan dengan menggunakan alat penukar kalor yang disebut
a.      Air cooler
b.      Air coonditioner
c.       Air coolen
d.      Air cools
Read more »

Berbagai jenis profesi bidang teknik mesin dan sertifikasi profesi

Materi 9 Berbagai jenis profesi bidang teknik mesin dan sertifikasi profesi

Jenis Profesi Bidang Teknik Mesin

            Lapangan pekerjaan sarjana Teknik Mesin sangat luas, selain dapat bekerja dalam bidang-bidang industri dan produksi juga dapat bekerja pada bidang lainnya. Beberapa lapangan pekerjaan bagi lulusan Teknik mesin antara lain.
   Industri otomotif
   Minyak bumi dan gas
   Industri maritim
   Industri berat dan ringan
   Pendidikan pengajaran dan penelitian
   Pegawai di berbagai instansi pemerintah dan swasta.

            Persatuan Insinyur Indonesia merupakan salah satu organisasi profesi yang mendapat tempat yang terhormat dalam masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat ilmu pengetahuan dan teknologi pada khususnya. Citra ini terbentuk sebagai hasil jerih payah perjuangan tak kenal lelah yang dilakukan oleh Pengurus PII terdahulu. Dalam rangka memenuhi tujuan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar PII, citra tersebut perlu ditingkatkan agar selanjutnya PII menjadi sebuah organisasi profesi yang :
a.       Mampu memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi para anggota.
b.      Mampu melakukan pembinaan kemampuan profesional bagi para anggotanya sehingga setara    dengan para Insinyur di negara lain.
c.       Mampu memperjuangkan aspirasi dan melindungi kepentingan insinyur Indonesia sehingga hak dan kewajiban profesionalnya dapat terpenuhi dalam rangka berperan serta secara aktif dalam Pembangunan Nasional.
Salah satu program utama Pengurus Pusat PII adalah melaksanakan Program Sertifikasi Insinyur Profesional Indonesia. Program ini merupakan langkah strategis PII untuk lebih mengedepankan pembinaan kemampuan profesional anggota dalam memasuki era persaingan globalisasi.

Pada dasarnya Sistem Sertifikasi ini merupakan pengakuan resmi atas kompetensi keprofesionalan seorang insinyur, yang sudah menempuh pendidikan sarjana teknik atau pertanian, serta sudah mengumpulkan pengalaman kerja yang cukup dalam bidang keinsinyuran yang ditekuninya. Dengan demikian masyarakat konsumen memperoleh perlindungan karena mereka yang sudah memperoleh sertifikat Insinyur Profesional adalah yang kompetensinya sudah benar-benar terbukti berdasarkan bakuan yang mengacu pada kaidah-kaidah internasional.

Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam tiga jenis, yang sekaligus juga menunjukkan jenjang kompetensi yang dimilikinya.

Insinyur Profesional Pratama yaitu para insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya.
Insinyur Profesional Madya yaitu para pemegang sertifikat Insinyur Profesional Pratama yang sudah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit lima tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Pratama.

Insinyur Profesional Utama yaitu para pemegang sertifikat Insinyur Profesional Madya yang telah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit delapan tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Madya, serta mempunyai reputasi keprofesionalan secara nasional.
Contoh untuk Nasional adalah BNSP, yang merupakan singkatan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi adalah sebuah lembaga independen yang di bentuk pemerintah berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Badan ini bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi.
Sertifikasi Profesi Insinyur Internasional

Status profesional didefinisikan secara hukum dan dilindungi oleh sebuah badan pemerintah. Di beberapa wilayah hukum hanya terdaftar atau insinyur lisensi diizinkan untuk menggunakan gelar insinyur atau praktek rekayasa profesional. Yang membedakan seorang insinyur profesional berlisensi adalah kewenangan untuk mengambil tanggung jawab hukum untuk pekerjaan engineering. Sebagai contoh, seorang insinyur berlisensi mungkin bertanda, bercap atau berstempel dokumentasi teknis seperti laporan, gambar, dan perhitungan, perkiraan desain studi, atau analisis.

Daftar Pustaka


Soal : 

1. Jenis profesi bidang teknik mesin, kecuali
a. otomotif'
b. industri
c. kelistrikan
d. sistem informasi

2. Beberapa  lapangan pekerjaan bagi lulusan Teknik mesin antara lain, kecuali
a. Industri otomotif
b. Minyak bumi dan gas
c. Industri maritim
d. Keguruan

3.  Mampu memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi para anggota merupakan tujuan dari organisasi :
a. PII
b. PBB

c. BNN
d. KPK

4. para insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya. Insinyur Profesional Madya yaitu para pemegang sertifikat Insinyur Profesional Pratama yang sudah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit lima tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Pratama yaitu : 
a. Insinyur Profesional Pratama
b. Insinyur Profesional Utama
c.Insinyur Profesional Keguruan
d. Insinyur Profesional Kedokteran

5. Badan Nasional Sertifikasi Profesi adalah sebuah lembaga independen yang di bentuk pemerintah berdasarkan UU berapa :
a. UU Nomor 10 Tahun 2003
b. UU Nomor 13 Tahun 2003
c. UU Nomor 12 Tahun 2003
d. UU Nomor 11 Tahun 2003

Read more »

Sabtu, 28 Oktober 2017

Konsultan Engineering





TEMA : Konsultan Engineering
Sub Tema : Prosedur pendirian bisnis, kontrak kerja dan prosedur pengadaan, kontrak bisnis
PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS
Dalam mendirikan suatu bisnis, para pengusaha harus membutuhkan yang namanya suatu wadah untuk dapat bertindak dalam melakukan perbuatan hukum dan bertansaksi ke pembisnis laiinnya. Pemilihan dari jenis badan usaha maupun badan hukum yang akan dijadikan sebagai sumber suatu sarana untuk usaha yang akan tergantung pada keperluan para pendiri bisnis tersebut.
Dalam mendirikan suatu usaha tentunya mereka harus ada izin usaha dan ijin perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Sarana yang dipakai dalam usaha yang paling popular biasanya digunakan adalah Perseroan terbatas (PT), karena PT memiliki sifat, ciri khas dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bentuk badan usaha lainnya, sebagai berikut ini:
* Merupakan bentuk persekutuan yang berbadan hukum,
* Merupakan kumpulan modal/saham,
* Memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan para perseronya,
* Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas,
* Adanya pemisahan fungsi antara pemegang saham dan pengurus atau direksi,
* Memiliki komisaris yang berfungsi sebagai pengawas,
* Kekuasaan tertinggi berada pada RUPS.
Prosedur Pendirian PT secara umum sbb.:
1. Pemesanan nama ps. 9 (2) (+ 3 hari) :
* kuasa pengurusan hanya bisa kepada Notaris
* dalam jangka waktu maksimal 60 hari, harus diajukan pengesahannya ke Departemen Kehakiman atau nama menjadi expired
2. Pembuatan akta Notaris (ps. 7 (1))
3. Pengurusan ijin domisili & Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perseroan sekaligus pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) & Berita Negara Republik Indonesia (BNRI) (jangka waktu + 2 minggu)
4. Pembukaan rekening Perseroan dan menyetorkan modal ke kas Perseroan
5. Permohonan pembuatan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Ijin Usaha lain yang terkait sesuai dengan maksud & tujuan usaha ( jangka waktunya + 2 minggu). Surat ijin usaha, surat izin usaha, perizinan usaha ini sangat penting untuk kegiatan bisnis selanjutnya.
6. Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) sekaligus Pendaftaran Perseroan untuk memenuhi criteria Wajib Daftar Perusahaan (WDP) (jangka waktunya + 2 minggu sejak berkas lengkap). Pada waktu pendaftaran, asli-asli dokumen harus diperlihatkan, Tentunya ini juga diurus setelah izin usaha, surat izin usaha.
7. Pengumuman pada BNRI (jangka waktu + 3 bulan).
KONTRAK KERJA
Kontrak kerja merupakan bentuk standar umum yang berisi didalamnya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sudah semestinya harus dimiliki setiap-setiap perusahaan. Kontrak kerja pun dapat dikatakan sebagai perjanjian yang tertulis antara pihak perusahaan dengan pegawai baru yang bekerja pada perusahaan tersebut. Perjanjian yang resmi ini adalah bentuk bukti ikatan kerja sama diantara kedua belah pihak, perjain ini berisi kewajiban dan hak masing-masing pihak.
Karena perjanjian begitu penting didalam isi surat kontrak kerja tersebut, maka pastikan pegawai yang ingin bekerja diperusahaan tersebut terlebih dahulu membaca dengan sangat seksama dan sangat teliti setiap kalimat-kalimat yang tertera di atas surat kontrak yang akan anda tanda tangani. Kesempatan untuk mengoreksi isi surat tersebut akan hilang bila anda sudah menggoreskan tanda tangan diatasnya.
Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja :
Pengangkatan
Dalam surat kontrak kerja harus tertulis dengan jelas jabatan yang akan anda jabatin. Perhatikan juga pula job deskripsi agar anda tahu batasan-batasan pekerjaan anda yang akan ditangani dan juga harus menghindari terjadinya kekecewaan dan penyesalan karena merasa terbebani oleh pekerjaan yang terlalu berat.
Informasi Gaji
Pastikan nominal gaji yang akan diterima harus sama dengan kontrak awal sebelum anda bekerja dan harus memperhatikan apa yang sudah tertera dengan jelas dalam surat perjanjian kerja tersebut, agar Anda terhindar dari masalah persoalan yang diakibatkan ketidaksesuaian jumlah rupiah anda pada kontrak dengan kenyataan sebenarnya. Perhatikan juga pula keterangan yang ada tentang cara perhitungan pembayaran gaji anda, waktu pembayaran gaji anda, dan juga perihal kenaikan gaji anda.
Jadwal kerja dan Lokasi Penempatan
Jadwal kerja yang anda maksud meliputi jam kerja, lembur, waktu istirahat dan libur. Informasi ini sangat penting sehingga Anda bisa memperhitungkan matang-matang tentang waktu serta besarnya biaya transportasi yang anda keluarkan nantinya.
Pemutusan Hubungan Kerja
Pada bagian ini biasanya membahas berbagai kondisi yang bisa menyebabkan seorang karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja atau dipecat oleh perusahaan. Jangan sampai anda hanya mengalami kelalain kecil maka anda akan dipecat, posisi anda di perusahaan bias sangat terancam. Maka perhatikanlah segala ketentuan yang ada dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan dengan cermat.
Prosedur Pengadaan tenaga kerja
Perencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi dua, yaitu Job Description dan Job Specification / Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan tenaga kerja diperoleh dari dua sumber, yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik, dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja meningkat. Namun kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru, terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi. Sumber eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan mencegah persaingan yang negatif.

Seleksi Tenaga Kerja
Ada lima tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan).
Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu Succecive Selection Process dan Compensatory Selection Process. Succecive Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem gugur. Compensatory Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.

Penempatan Tenaga Kerja

Penempatan tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya.
Indikator kesalahan penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.
Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa ada empat, yaitu : Metode Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas, Pemilihan Langsung, dan Penunjukan Langsung.
Jika menggunakan metode Penunjukan Langsung, maka prosedur pemilihan penyedia barang dan jasa seperti berikut :
- Penilaian kualifikasi
- Permintaan penawaran dan negosiasi harga
- Penetapan dan penunjukan langsung
- Penunjukan penyedia barang/jasa
- Pengaduan
- Penandatanganan kontrak
                    KONTRAK BISNIS
Kontrak Bisnis biasanya merupakan suatu bentuk perjanjian yang didalamnya bentuk tertulis dimana substansi yang disetujui oleh para pihak yang terikat didalamnya kontrak bermuatan bisnis. Adapun juga bisnis adalah suatu tindakan-tindakan yang mempunyai nilai komersial atau harga. Dengan demkian kontrak bisnis adalah perjanjian yang tertulis antara kedua pihak yang mempunyai nilai komersial. Dalam pengertian ini kita mengetahui kontrak bisnis harus dibedakan dengan suatu kontrak langsung atau perjanjian tidak langsung.
Kontrak Bisnis juga dapat dibagi menjadi empat bagian yaitu dapat dilihat dari segi pembuktian. Pertama adalah Kontrak Bisnis yang anda buat pada lembar bawah yang sudah ditanda tangan dimana para pihak menandatangani sebuah Kontrak Bisnis diatas materai. Kedua adalah Kontrak Bisnis yang sudah didaftarkan (waarmerken) oleh notaris. Ketiga adalah Kontrak Bisnis yang dilegalisasikan keasliannya didepan notaris. Keempat adalah Kontrak Bisnis yang dibuat dihadapan notaris dan dituangkan dalam bentuk akta notaris.
Walaupun ada empat perbedaan dari segi pembuktian namun demikian hal tersebut tidak mempengaruhi keaslian isi dari apa yang diperjanjikan oleh kedua pihak.
Sehubungan dengan isi Kontrak Bisnis yang dituangkan dalam bentuk akta notaries, ada beberapa Kontrak Bisnis yang diatur oleh undang-undang harus juga dibuat dalam bentuk akta notaris, misalnya perjanjian yang menyangkut pendirian perseroan (PT) terbatas atau perjanjian jual belitanah. Sedangkan ada Kontrak Bisnis yang karena kebiasaan dituangkan dalam bentuk akta notaris, misalnya Perjanjian Pinjam Meminjam, Perjanjian Penjaminan Emisi dan lain-lain. Ada pula Kontrak Bisnis yang dituangkan dalam bentuk akta notaris karena memang dikehendaki secara demikian oleh para pihak.
Pengertian Kontrak Bisnis Internasional
Kontrak Bisnis dilihat dari unusurnya dapat dibagi menjadi dua kategori. Pertama adalah Kontrak Bisnis Domestik dan kedua adalah Kontrak Bisnis Internasional. Adapun yang membedakan antara Kontrak Bisnis Domestik dengan Internasional adalah ada tidaknya unsur internasional. Unsur internasional dapat berupa para pihaknya, substansi yang diatur dan lain-lain. Sebagai contoh apabila dalam suatu kontrak. Sebagai contoh apabila dalam suatu kontrak bisnis para pihak yang mengikatkan diri adalah warga negara atau badan hukum asing maka hal ini sudah dapat dikategorikan sebagai Kontrak Bisnis Internasional. Contoh Kontrak Bisnis Internasional adalah Perjanjian Pendirian Usaha Patungan (Joint Venture Agreement), perjanjian Pinjam Meminjam (Loan Agreement) antara badan hokum Indonesia dengan bank asing, Perjanjian Penjaminan Emisi (Underwriting Agreement) antara Emiten Indonesia dengan Penjamin Emis Efek berbadan hokum asing dan lain-lain.
Sumber :

Soal
1. bentuk standar umum yang berisi didalamnya Undang-Undang Ketenagakerjaan  
yang sudah semestinya harus dimiliki setiap-setiap perusahaan pengertian dari
A.    Ikatan Buruh
B.     Ikatan Pekerja
C.     Ikatan Kontrak
D.    Kontrak Kerja

2. Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja,
Kecuali :
A.  Pengangkatan
B.  Informasi Gaji
C.  Kelakuan Buruk anda diperusahaan sebelumnya
D.  Pemecatan

3. proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang     bersangkutan dengan job specification-nya pengertian dari
A.   Penempatan Tenaga Kerja
B.   Pemberian waktu istirahat
C.   Pembatasan anda kerja dibagian mana
D.   Pembatasan waktu istirahat

4. Penarikan tenaga kerja diperoleh dari dua sumber, yaitu
A.      Sumber Ekstenal dan internal
B.      Sumber Ketenaga kerjaan dan Sumber Profesionalisme
C.      Sumber Para ahli dan Sumber Profesional
D.      Sumber Pekerja dan Sumber segala pihak

5.  Ada lima tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu
A.      seleksi administrasi,
B.      tes kemampuan dan psikologi,
C.      wawancara,
D.      tes 10 bahasa yang anda ketahui

Read more »

Aspek Bisnis dibidang produksi dan design





TEMA : ASPEK BISNIS DI BIDANG PRODUKSI DAN DESIGN
Sub Tema : Prosedur pendirian bisnis, kontrak kerja dan prosedur pengadaan
PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS
Dalam mendirikan suatu bisnis, para pengusaha harus membutuhkan yang namanya suatu wadah untuk dapat bertindak dalam melakukan perbuatan hukum dan bertansaksi ke pembisnis laiinnya. Pemilihan dari jenis badan usaha maupun badan hukum yang akan dijadikan sebagai sumber suatu sarana untuk usaha yang akan tergantung pada keperluan para pendiri bisnis tersebut.
Dalam mendirikan suatu usaha tentunya mereka harus ada izin usaha dan ijin perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Sarana yang dipakai dalam usaha yang paling popular biasanya digunakan adalah Perseroan terbatas (PT), karena PT memiliki sifat, ciri khas dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bentuk badan usaha lainnya, sebagai berikut ini:
* Merupakan bentuk persekutuan yang berbadan hukum,
* Merupakan kumpulan modal/saham,
* Memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan para perseronya,
* Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas,
* Adanya pemisahan fungsi antara pemegang saham dan pengurus atau direksi,
* Memiliki komisaris yang berfungsi sebagai pengawas,
* Kekuasaan tertinggi berada pada RUPS.
Prosedur Pendirian PT secara umum sbb.:
1. Pemesanan nama ps. 9 (2) (+ 3 hari) :
* kuasa pengurusan hanya bisa kepada Notaris
* dalam jangka waktu maksimal 60 hari, harus diajukan pengesahannya ke Departemen Kehakiman atau nama menjadi expired
2. Pembuatan akta Notaris (ps. 7 (1))
3. Pengurusan ijin domisili & Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perseroan sekaligus pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) & Berita Negara Republik Indonesia (BNRI) (jangka waktu + 2 minggu)
4. Pembukaan rekening Perseroan dan menyetorkan modal ke kas Perseroan
5. Permohonan pembuatan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Ijin Usaha lain yang terkait sesuai dengan maksud & tujuan usaha ( jangka waktunya + 2 minggu). Surat ijin usaha, surat izin usaha, perizinan usaha ini sangat penting untuk kegiatan bisnis selanjutnya.
6. Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) sekaligus Pendaftaran Perseroan untuk memenuhi criteria Wajib Daftar Perusahaan (WDP) (jangka waktunya + 2 minggu sejak berkas lengkap). Pada waktu pendaftaran, asli-asli dokumen harus diperlihatkan, Tentunya ini juga diurus setelah izin usaha, surat izin usaha.
7. Pengumuman pada BNRI (jangka waktu + 3 bulan).
KONTRAK KERJA
Kontrak kerja merupakan bentuk standar umum yang berisi didalamnya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sudah semestinya harus dimiliki setiap-setiap perusahaan. Kontrak kerja pun dapat dikatakan sebagai perjanjian yang tertulis antara pihak perusahaan dengan pegawai baru yang bekerja pada perusahaan tersebut. Perjanjian yang resmi ini adalah bentuk bukti ikatan kerja sama diantara kedua belah pihak, perjain ini berisi kewajiban dan hak masing-masing pihak.
Karena perjanjian begitu penting didalam isi surat kontrak kerja tersebut, maka pastikan pegawai yang ingin bekerja diperusahaan tersebut terlebih dahulu membaca dengan sangat seksama dan sangat teliti setiap kalimat-kalimat yang tertera di atas surat kontrak yang akan anda tanda tangani. Kesempatan untuk mengoreksi isi surat tersebut akan hilang bila anda sudah menggoreskan tanda tangan diatasnya.
Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja :
Pengangkatan
Dalam surat kontrak kerja harus tertulis dengan jelas jabatan yang akan anda jabatin. Perhatikan juga pula job deskripsi agar anda tahu batasan-batasan pekerjaan anda yang akan ditangani dan juga harus menghindari terjadinya kekecewaan dan penyesalan karena merasa terbebani oleh pekerjaan yang terlalu berat.
Informasi Gaji
Pastikan nominal gaji yang akan diterima harus sama dengan kontrak awal sebelum anda bekerja dan harus memperhatikan apa yang sudah tertera dengan jelas dalam surat perjanjian kerja tersebut, agar Anda terhindar dari masalah persoalan yang diakibatkan ketidaksesuaian jumlah rupiah anda pada kontrak dengan kenyataan sebenarnya. Perhatikan juga pula keterangan yang ada tentang cara perhitungan pembayaran gaji anda, waktu pembayaran gaji anda, dan juga perihal kenaikan gaji anda.
Jadwal kerja dan Lokasi Penempatan
Jadwal kerja yang anda maksud meliputi jam kerja, lembur, waktu istirahat dan libur. Informasi ini sangat penting sehingga Anda bisa memperhitungkan matang-matang tentang waktu serta besarnya biaya transportasi yang anda keluarkan nantinya.
Pemutusan Hubungan Kerja
Pada bagian ini biasanya membahas berbagai kondisi yang bisa menyebabkan seorang karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja atau dipecat oleh perusahaan. Jangan sampai anda hanya mengalami kelalain kecil maka anda akan dipecat, posisi anda di perusahaan bias sangat terancam. Maka perhatikanlah segala ketentuan yang ada dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan dengan cermat.

Prosedur Pengadaan tenaga kerja
Perencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi dua, yaitu Job Description dan Job Specification / Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan tenaga kerja diperoleh dari dua sumber, yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik, dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja meningkat. Namun kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru, terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi. Sumber eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan mencegah persaingan yang negatif.

Seleksi Tenaga Kerja
Ada lima tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan).
Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu Succecive Selection Process dan Compensatory Selection Process. Succecive Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem gugur. Compensatory Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.

Penempatan Tenaga Kerja

Penempatan tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya.
Indikator kesalahan penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.
Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa ada empat, yaitu : Metode Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas, Pemilihan Langsung, dan Penunjukan Langsung.
Jika menggunakan metode Penunjukan Langsung, maka prosedur pemilihan penyedia barang dan jasa seperti berikut :
- Penilaian kualifikasi
- Permintaan penawaran dan negosiasi harga
- Penetapan dan penunjukan langsung
- Penunjukan penyedia barang/jasa
- Pengaduan
- Penandatanganan kontrak
                   
Sumber :

Soal
1. bentuk standar umum yang berisi didalamnya Undang-Undang Ketenagakerjaan  
yang sudah semestinya harus dimiliki setiap-setiap perusahaan pengertian dari
A.    Ikatan Buruh
B.     Ikatan Pekerja
C.     Ikatan Kontrak
D.    Kontrak Kerja

2. Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja,
Kecuali :
A.  Pengangkatan
B.  Informasi Gaji
C.  Kelakuan Buruk anda diperusahaan sebelumnya
D.  Pemecatan

3. proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang     bersangkutan dengan job specification-nya pengertian dari
A.   Penempatan Tenaga Kerja
B.   Pemberian waktu istirahat
C.   Pembatasan anda kerja dibagian mana
D.   Pembatasan waktu istirahat

4. Penarikan tenaga kerja diperoleh dari dua sumber, yaitu
A.      Sumber Ekstenal dan internal
B.      Sumber Ketenaga kerjaan dan Sumber Profesionalisme
C.      Sumber Para ahli dan Sumber Profesional
D.      Sumber Pekerja dan Sumber segala pihak

5.  Ada lima tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu
A.      seleksi administrasi,
B.      tes kemampuan dan psikologi,
C.      wawancara,
D.      tes 10 bahasa yang anda ketahui

Read more »